Minggu, 23 April 2023

Perhatikan 8 Hal Ini Agar Aset Motor Awet

 Kendaraan adalah aset yang harus dirawat agar produktif maksimal. Termasuk kendaraan motor. Beban kerja motor seringkali lebih berat daripada kendaraan bermotor lainnya karena kemudahannya untuk dikendarai, melewati tempat sulit, dan tentu saja irit bahan bakar. Oleh karena itu, rutinitas servis kendaraan adalah hal wajib yang tidak boleh dilewatkan. Ada beberapa bagian motor yang harus diperhatikan saat servis, antara lain:


1. Oli Mesin

Mesin ibarat jantungnya motor, sehingga olinya harus benar-benar diperhatikan karena berfungsi sebagai pelumas, pendingin, dan pelindung mesin. Penggantian oli disarankan di 2500 Km. Pemilihan oli mesin yang digunakan juga harus cermat, saat ini bahkan ada jenis oli yang diklaim bisa digunakan 2x lebih lama dari oli biasa. Jadi bisa digunakan sampai 5000 Km. Jenis olinya adalah statistic base oil. Menggunakan ester oil yang merupakan base oil tertinggi di kelas oli. Dengan penggantian oli yang lebih lama, tentu saja akan menghemat waktu dalam servis mesin ya teman-teman. Psst, kabarnya juga bisa mengirit BBM lho. Jadi dobel hemat nih!

Oli mesin yang 2x lebih lama dan bikin irit BBM


2. Oli Gardan

Pengguna motor terutama motor matic, jangan lupa untuk rutin mengganti oli gardan. Fungsi oli gardan sendiri adalah untuk melumasi

gear pada di Continuously Variable Transmission (CVT). Jadwal penggantian oli gardan adalah setiap dua kali ganti oli mesin.


3. Busi

Busi adalah bagian penting pada motor karena fungsinya untuk mengubah aliran listrik koil menjadi

percikan api sehingga mesin dapat menyala. Kalau businya rusak, ya tentu saja motornya nggak bisa menyala. Komponen ini adalah yang sering jadi penyebab motor tidak bisa dihidupkan, padahal harganya juga tidak mahal.


4. Kanvas Rem

Kanvas rem juga perlu rutin dicek karena ini adalah bagian penting dalam keamanan dan keselamatan berkendara motor. Bayangkan apa yang bakal terjadi bila rem blog karena kanvas rem habis. Nyawa taruhannya! Jadi jangan sampai abai dalam mengecek kanvas rem kendaraan kita ya teman-teman.


5. Aki

Teknologi motor saat ini memungkinkan mesin motor otomatis mati bila standar motor diturunkan. Hal ini diterapkan demi alasan keamanan. Namun, ada kalanya teknologi ini membuat aki tekor karena kadang pengguna lupa memindahkan kunci motor ke posisi off dan mencabutnya. Akibatnya lampu motor menyala dalam keadaan mesin motor mati. Hal ini dapat membuat aki tekor sehingga beresiko harus mengganti aki baru yang harganya lumayan mahal.

Tegangan pada aki idealnya 12,3-12,6 Volt dalam pada saat mesin mati dan 13,7 - 14,2 Volt pada saat mesin hidup. Bila tegangan aki tak sesuai ketentuan tersebut, ditemukan ada kebocoran, atau kondisi terminal berkarat, maka harus dilakukan pemeriksaan detail oleh mekanik.


6. Filter Udara

Fungsi filter udara adalah menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran. Apabila ada kotoran masuk, maka akan menyumbat sistem injeksi dan karburator. Saat servis biasanya mekanik akan mengecek apakah filter udara pada motor kita sudah perlu diganti atau belum.


7. Ban

Tidak perlu menunggu servis untuk memeriksa ban. Pada saat akan menggunakan kendaraan motor, bagian pertama yang harus dicek sebelum menyalakan mesin adalah memastikan kondisi ban. Pastikan ban motor tidak kempes dan tidak gundul. Hal ini terkait dengan kemanan dan keselamatan selama berkendara motor.


8. Tune up Rutin

Selain memperhatikan bagian-bagian penting dalam merawat motor, hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah tune up rutin. Tune up ini meliputi pemeriksaan semua komponen motor,

terutama komponen-kompenen yang berkaitan dengan performa motor secara keseluruhan.

Pemeriksaan biasanya fokus pada tekanan ban, kondisi lampu, membersihkan karburator (saringan udara), memeriksa tegangan rantai, rem, dan klakson. Apabila ada yang perlu diganti, maka mekanik akan menginformasikan kepada kita.


Bengkel Servis Motor Terbaik

Di era yang serba cepat ini, tentu kita harus mencari bengkel servis motor yang cepat dan sigap dalam melakukan pemeriksaan rutin dan servis kendaraan kita. Salah satu bengkel yang biasa saya andalkan adalah Planet Ban. Di bengkel ini, kamu bahkan bisa mendapatkan service motor rasa mesin baru . Hmm, penasaran inih, apa itu servis mesin rasa baru?

Ini merupakan sistem servis terpadu dengan tujuan untuk meng-upgrade atau meningkatkan performa dan ketahanan motor dengan cara yang cepat dan biaya lebih hemat. Fokus pemeriksaan dan perbaikan pada servis motor rasa baru, yaitu bagian vital yang letaknya tersembunyi dan jarang diservis, termasuk komponen yang jarang dicek dan disetel rutin.

Kok bisa servis cepat dan tepat seperti itu di Planet Ban? Ya bisa dong, karena:

● Planet Ban menggunakan oli dan cairan khusus berteknologi tinggi sehingga dapat meningkatkan performa motor dan memproteksi mesin. Otomatis, mesin jadi lebih awet ( jarang rusak).

● Menggunakan oli berkualitas tinggi sehingga ganti oli cukup setiap mencapai jarak tempuh 5000km saja (antara 4-6 bulan sekali),

sehingga kamu tidak perlu sering ke bengkel. Selain itu, biaya servis jadi lebih hemat.

● Dengan mesin motor yang sehat maka emisi dan polusi dari

motor berkurang. Jadi, kita sudah membantu menjaga kelestarian lingkungan.

Bedanya Servis Motor di Planet Ban dengan di Tempat lain

Ketika kita melakukan servis bukan di Planet Ban, terkadang pembersiha  mesin motornya belum maksimal sehingga masih banyak kotoran, debu, dan sisa pembakaran yang tertinggal di beberapa bagian mesin motor. Vagian blok CVT juga terkadang luput untuk dibersihkan sehingga sering ditemukan kotoran dan debu di blok CVT. Hal ini salah satu penyebab motor jadi terasa berat. Pada servis motor rutin di Planet Ban, maka seluruh bagian atau part mesin akan dibersihkan secara menyeluruh dengan cairan khusus. Kepala silinder, blok CVT, klep mesin, piston, throttle body, semuanya akan bersih dari sisa-sisa pembakaran, debu dan kotoran sehingga terasa seperti mesin baru. Dengan mesin bersih total, tarikan jadi lebih enteng, emisi yang bisa diturunkan bahkan lebih dari 70%, serta lebih hemat BBM. Dengan bahan bakar yang lebih irit maka akan lebih besar potensi cuan yang dihasilkan, ya kan teman-teman?

Lebih cuan lagi karena harga service motor di Planet Ban dengan paket selengkap itu, harganya sangat terjangkau lho. Untuk service motor injeksi cuma Rp20.000,- service CVT sekaligus rantainya hanta Rp19.500,- bahkan service throttle body juga cuma Rp20.000,-. Wah, dengan harga ekonomis kita bisa maksimalkan cuan dari aset motor kita lho!

Ritual mengecek kondisi motor dan membuat catatan mengenai bagian apa yang perlu diservis adalah hal yang wajib dilakukan untuk memaksimalkan umur pakai aset motor kita. Sekarang, coba ingat-ingat lagi, kapan terakhir kamu service motor? Yuk ke Planet Ban untuk mendapatkan layanan prima harga terjangkau untuk servis motor rasa baru.

Selasa, 21 Desember 2021

Laptop "Worthed" untuk Daring

Pandemi ini membuat kita banyak beradaptasi dengan banyak hal. Bukan begitu teman-teman? Dari yang awalnya kerja serasa nggak produktif, karena akhirnya sibuk ngurusin daring sekolah bocah, sampai akhirnya daring dibawa selow dan mulai menyesuaikan dengan yang namanya bekerja dari rumah. Tapi tetep sih, merindukan masa-masa normal dulu. Menyesuaikan dengan kebutuhan saat ini, perlu gadget yang mumpuni lengkap dengan koneksi internet yang memadai agar bisa mengikuti daring dengan baik, baik daring anak sekolah maupun daring ibu bekerja.

Semua serba online!


Perlengkapan tempur untuk daring

Sekarang semua jadi serba online, ya nggak sih? Baik anak maupun orang tua sama-sama perlu gadget buat daring. Kalau sudah begini, perlu banget punya perlengkapan tempur alias laptop yang mumpuni buat kebutuhan belajar maupun bekerja secara online.

1. Fasilitasnya harus lengkap

Sebagai seorang emak, dalam memilih laptop pasti maunya cari yang fasilitasinya langsung lengkap. Daripada harus ribet cari ini itu secara perintilan. Ya kan? Minimal laptop tersebut sudah dilengkapi Windows, misalnya Windows 10 Home. Syukur-syukur sudah dilengkapi Microsoft Office. Nah, sementara aku  kepincut sama VivoBook Ultra 15 OLED (K513) nih, soalnya sudah dapat Windows 10 Home dan gratis Office Home & Student 2019 Seumur Hidup!


2. Fiturnya aman dan nyaman untuk kesehatan

Selain fasilitas softwarenya yang lengkap, keamanan dan kenyamanan laptop demi kesehatan mata adalah keharusan. Ternyata ASUS OLED di VivoBook Ultra 15 OLED (K513) memiliki tingkat reproduksi warna hingga 100% sehingga sekelas kualitas warna pada industri perfilman. Untuk menjamin kualitasnya laptop ini juga dilengkapi sertifikasi PANTONE Validated display, teknologi HDR-nya juga sudah dilengkapi sertifikasi VESA DisplayHDR. Keamanan laptop ini terjamin berkat tingkat radiasi cahaya biru yang jauh lebih kecil dibandingkan layar laptop pada umumnya. 


3. Koneksi lancar kecepatan maksimal

Fasilitas lengkap, layar aman buat kesehatan, nah demi lancarnya kegiatan daring  tentu perlu laptop dengan koneksi yang lancar dan nggak pakai lemot.VivoBook Ultra 15 OLED (K513) telah dilengkapi teknologi AI Noise Cancelling yang dapat meredam suara bising, jadi presentasi online bisa lebih berkualitas. Selain itu, untuk koneksi internetnya sudah menggunakan WiFi 6 dan WiFi Smart Connect. Dengan teknologi ini, kita dapat menangkap sinyal WiFi dengan lebih baik sekaligus dapat dengan otomatis mendeteksi sinyal WiFi yang lebih cepat saat berselancar di tempat umum yang memiliki beberapa router WiFi.

Selain kecepatan koneksi, untuk hardware-nya sendiri sudah menggunakan Prosesor 11th Gen Intel Core (Tiger Lake) yang menghadirkan keseimbangan performa dan responsivitas dalam platform berdaya rendah yang dibuat berdasarkan teknologi proses 10nm generasi ketiga.

Memori yang digunakan adalah DDR4 RAM yang dapat di-upgrade kapasitas RAM-nya melalui satu slot SO-DIMM DDR4. Untuk hardisknya sendiri sudah berformat SSD, dan masih tersedia format HDD juga. dengan kapasitas penyimpanan yang masih bisa bertambah. Kita dapat menambah kapasitas penyimpanan hardisk menggunakan 2.5” SATA SSD atau HDD.

Kemampuan VivoBook Ultra 15 OLED (K513) semakin ciamik dan maksimal karena dilengkapi dengan ASUS Intelligent Performance Technology (AIPT). Teknologi ini dapat meningkatkan performa laptop 40% lebih baik dengan konsumsi daya lebih rendah dibandingkan laptop dengan spesifikasi sejenis.

Dengan kemampuan secanggih itu, laptop VivoBook Ultra 15 OLED (K513) ternyata dibanderol nggak sampai 9 juta rupiah lho! Worthed banget buat dimiliki, ya. Simak disini untuk informasi lengkapnya:

VivoBook Ultra 15 OLED (K513)


Jumat, 02 Juli 2021

Tahapan Pelajaran Finansial ke Anak



Sebagai orang tua yang baik, tentu kita ingin membekali life skill yang mumpuni ke anak kita. Sekolah yang terbaik, lingkungan rumah yang kondusif, fasilitas yang terbaik, dan lainnya. Tetapi ada satu life skill dasar yang kadang luput diperhatikan orang tua, yaitu pelajaran finansial. Orang tua umumnya enggan membicarakan masalah finansial ke anak dengan alasan takut membebani pikiran anak. Padahal, anak di usia tertentu bisa jadi partner diskusi finansial yang asyik, dan ini akan membiasakannya untuk cermat finansial dan mandiri. Bukankah goal utama kita sebagai orang tua adalah mendidik anak untuk mandiri dan berguna bagi masyarakat? Jadi keterampilan finansial adalah keterampilan dasar yang harus dipelajari. Dan ini nggak ada kursusnya, melainkan pembelajaran seumur hidup!


1. Pembelajaran finansial dasar: menahan keinginan


Pembelajaran finansial dasar dimulai dari mengajarkan anak untuk menahan keinginan. Tidak semua keinginan anak bisa dituruti. Butuh proses untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Misalkan ikut ibu berbelanja, buat kesepakatan jenis dan jumlah jajanan yang boleh dibeli. Misal ingin sepeda atau mainan yang agak mahal, nggak perlu langsung dikabulkan, tunggu beberapa waktu, karena di kehidupan nyata nanti dia perlu bersabar menabung dan investasi untuk membeli barang yang agak mahal. Kalau masih balita, ya cukup beri tenggat waktu, karena bocah segitu juga belum ngerti diajak hitung-hitungan. Cara ini juga efektif untuk mencegah 'impuls buying' pada orang tuanya juga. Karena sebagai orang tua pasti punya keinginan besar untuk menuruti semua kemauan anak.


Pembelajaran finansial dasar ini bisa dimulai dari saat anak bisa mengutarakan keinginannya, karena pada usia ini anak sudah bisa berkomunikasi dengan baik dan bisa belajar kompromi. 


2. Pembelajaran finansial menengah: cermat berhitung


Di usia sekolah anak biasanya punya jatah jajan. Saat itu adalah saat yang tepat mengajarkan cermat berhitung. Sekalian belajar matematika dasar gitu lo. Pengalaman sih anak lebih cepat nyantol belajar aritmatika (tambah, kurang, kali, bagi) kalau pakai analogi uang. Ya apa nggak? Hihi...

Baca: https://www.investasiemak.com/2019/02/pendidikan-keuangan-sejak-dini.html

Nggak ada istilah terlalu dini untuk mereka mengerti, oh ini murah, oh ini mahal. Karena ini juga demi kesehatan dompet orang tua lho! Jangan sampai anak belanja maruk sampai akhirnya belanjaannya mubazir. Beli mainan mahal sampai keuangan keluarga terganggu, eh ujung-ujungnya mainannya gak dirawat (biasanya kalau mendapatkan sesuatunya mudah, anak jadi kurang menghargai barang). Jangan biarkan yang seperti ini terjadi di keluarga kita. Perhitungan itu harus, walau jangan sampai pelit banget juga. 


Contoh konkritnya adalah memberi jatah jajan anak dan konsisten dengan jumlahnya. Jangan ditambah kecuali ada perjanjian, misal jagain adek dapat tambahan jajan sekian. Bukan berarti ngajarin anak matre, karena kenyataanya kita perlu matre untuk bertahan hidup, ya kan?


Misal anak punya keinginan barang mahal, ajak dia berhitung untuk tahu berapa lama dia menabung demi mendapatkan barang impiannya. Pada kenyataannya mungkin dia nggak sepenuhnya membeli barang dari tabungannya (kadang ada 'subsidi' dari ortu), tapi setidaknya sedari kecil dia belajar untuk cermat membeli dan akan lebih menghargai barang tersebut, belinya pakai perjuangan je!


3. Pelajaran finansial lanjut: biarkan uang bekerja!


Nabung dan bersabar nggak cukup untuk mandiri finansial. Perlu daya ungkit untuk lebih cepat mencapai target finansial, yaitu dengan investasi. Nah, pelajaran ini mungkin baru bisa diajarkan ketika anak SMP. Karena kalau masih terlalu kecil juga belum paham misalkan kenapa dia lebih baik beli anak sapi dibanding beli mainan, hihi. Kalau tahap ketiga ini sih, kita sebagai orang tua juga harus terus upgrade ilmu. Termasuk bagaimana hukum dan mekanisme kerjanya. Di tahapan ini termasuk juga mengajarkan anak untuk bisnis. Intinya mengajarkan anak bagaimana mengoptimalkan kerja uang sesuai kapasitas kita dan potensi anak. 


Ada orang tua yang profesinya karyawan, bisa mengajarkan investasi di reksadana, surat berharga pemerintah, saham, atau menabung emas. Untuk orang tua yang punya kapasitas sebagai pengusaha bisa mulai mengajarkan anaknya berbisnis. Nggak perlu takut anak jadi malas belajar karena kenal uang. Selama anak punya tanggung jawab dan rasa ingin tahu yang besar, pasti anak akan tetap rajin belajar. Ingat bahwa belajar nggak hanya di bangku sekolah, ya kan?


Menjadi orang tua memang pembelajaran seumur hidup. Selalu mohon kemudahan dalam mendidik anak, dan jangan lupa mengajak anak berbagi dan bersedekah agar harta lebih barokah.*mentang-mentang postingnya Jumat jadi ada hawa-hawa khutbah Jumat walaupun sudah mulai gak ada Jumatan karena pandemi, huhu. 

Sabtu, 27 Maret 2021

Pelajaran Soal Properti dari Serial I Will Find You Better Home



Serial "I Will Find You Better Home" mengisahkan tentang agen perantara rumah. Jadi dalam pekerjaannya pasti berurusan dengan perdata dan dokumen properti lainnya. Nah, dalam serial ini, ada beberapa pelajaran soal properti yang bisa diambil.


1. Pastikan semua transaksi tertulis secara sah dan ada saksi

Alkisah ada rumah tua yang ingin dibeli seorang miliader. Sayangnya keturunan dari pemilik rumah sudah tinggal di luar negeri. Akhirnya keturunan pemilik rumah kembali dan didapati bahwa rumah tersebut ditinggali oleh sepasang suami istri yang merupakan generasi ketiga penjaga rumah tersebut. Mereka membangun rumah kecil di sebelah rumah tua ini. Suami istri ini menolak pindah dari rumah kecil mereka karena memiliki surat perjanjian dengan keturunan pertama pemilik rumah tua. Walaupun dokumennya terlihat sah karena dilengkapi cap tangan dan tanda tangan, tetap dari segi hukum tetap tidak bisa diakui karena tidak ada saksinya. 


2. Jangan beli rumah atas nama anak

Aku sedih pas episode ini. Dikisahkan Fang memiliki langganan roti isi yang enak. Fang mencarikan rumah yang layak buat mereka. Tetapi ujung-ujungnya pasangan penjual roti ini terpaksa tinggal di toko, karena rumah yang sudah susah payah dibeli dikuasai anak dan menantunya. Nyebelin ya, selalu aja ada tipe anak begini. Makanya nggak usah deh beli aset yang diatasnamakan ke anak, rentan konflik.


3. Jangan ragu pakai agen properti karena yang diurus banyak, komisi 2% itu sebanding

Dari episode demi episode serial ini membuatku menyadari, bila kita tidak punya banyak waktu dan tenaga untuk mengurusi urusan perdokumenan rumah, lebih baik pakai perantara


4. Rumah tua di China lebih bernilai daripada rumah baru yang canggih sekalipun 

Rumah tua di China bisa dihargai lebih mahal karena nilai historisnya. Ya sama lah kayak rumah kuno Jawa gitu. Kalau aku kok malah serem ya lihat rumah tua gitu. Hehe

Ilustrasi rumah tua (wikimedia)


5. Buat surat wasiat selagi sempat

Umur tidak ada yang tahu. Jadi nggak ada salahnya membuat surat wasiat sesegera mungkin. Di serial ini, surat wasiat tidak hanya dalam bentuk tulisan, tetapi bisa juga dalam bentuk video. 


Kamis, 25 Maret 2021

Pelajaran marketing dari I Will Find You Better Home


Agen 'Rumah Terbaik' awalnya omsetnya kecil karena karyawannya terlalu santai. Sampai kemudian ada manajer baru yang merubah mereka keadaan. Perlahan omset Agen 'Rumah Terbaik' meningkat dan performa karyawannya semakin baik. Kuncinya...

1. Jualan harus nggak tahu malu!

Yang namanya jualan nggak selalu bisa langsung closing. Apalagi ini jualan rumah, ya kan? Jangan takut ditolak dan walau dimaki-maki, jangan dimasukkan ke hati. Tetap pepet terus. Pembeli pasti akan ke kita kalau memang kita menjual apa yang dia butuhkan.

2. Servis costumer dengan tulus

Ketika melayani calon pembeli dan penjual, kita tidak hanya sedang menjadi perantara, tetapi kita adalah partner mereka mencari solusi permasalahan yang sedang dihadapi. Jadi jangan asal menawarkan sumber rumah, perhatikan faktor kebutuhan calon pembeli dengan tetap tidak merugikan calon penjual. Manajer Fang selalu menservis calon costumernya dengan memberikan air mineral Evian (gilingan, itu kan mahal!), rela membantu menjaga anak calon costumer, selain itu dia tidak pernah melawan walau 'ditindas' calon costumernya. Baginya, agen adalah pelayan, jadi harus siap dengan berbagai perlakuan calon pembeli, kecuali memang kebangetan banget ya.

3. Jujur saat jualan

Ada satu episode dimana Fang dengan gamblang menjelaskan kalau di rumah tersebut pernah terjadi pembunuhan. Tentu saja calon pembeli banyak yang ketakutan dan tidak jadi membeli. Akan tetapi, rumah tetap akan bertemu jodohnya. Tetap saja akhirnya ada yang membeli rumah tersebut.

4. Teamwork is a must!

Salah satu kunci keberhasilan adalah teamwork. Walaupun masing-masing punya target, tetapi satu sama lain bisa saling membantu. Nggak jarang malah dapat semua. Seperti pada episode Yu Hua Long yang kesulitan menghadapi calon pembeli yang banyak maunya sampai harus memindahkan calon tetangganya. Saat calon tetangga ini pindah, dia meminta bantuan Pak Feng, endingnya baik Long maupun Pak Feng dapat nota semua.

5. Branding

Bullshit kalau kita menilai seseorang tanpa melihat penampilannya. Biar bagaimanapun penampilan mencerminkan bagaimana kita akan dinilai orang lain. Sehingga branding/pencitraan itu sangat penting. Ketika penampilan kita meyakinkan, orang akan percaya dengan pekerjaan kita.

6. Pantang menyerobot klien pesaing

Agen perantara Rumah Terbaik, Kerudung Merah, dan Aladin adalah 3 agen perantara dengan lokasi bersebelahan. Mereka bersaing secara sengit, tetapi mereka punya etika yaitu pantang mengambil klien pesaing. Walau pada salah satu episode Rumah Terbaik sempat kecolongan, tapi itu sih memang costumernya saja yang nakal


Selasa, 23 Maret 2021

Maksimalkan Cuan di Reksadana

Semenjak pandemi ini aku makin rutin membeli reksadana. Karena mulai sadar pentingnya menghimpun dana darurat. Reksadana yang dipilih tentu saja reksadana pasar uang (RDPU). Rasanya senang melihat NAB RDPU yang dipilih semakin bertambah setiap harinya, walaupun kenaikannya kecil, tapi ternyata bahagia memang sesederhana itu! Inti dari investasi itu bukan pada berapa besar keuntungan yang didapatkan. Tetapi lebih pada seberapa konsisten kita berinvestasi. Apalagi sekarang lagi gencar-gencarnya inklusi keuangan. Jadi nggak usah tunda-tunda lagi. Mulai saja walau hanya 100.000 saja misalnya.



Fokus pada beberapa reksadana saja

Langkah awal untuk cuan di reksadana adalah memilih reksadana yang tepat. Fokus pada beberapa reksadana saja. Agar tidak sulit memantau nantinya. Gimana cara memilihnya?


Pilih Reksadana sesuai timeframe-nya

Reksadana ada 4 jenis, reksadana pasar uang, pendapatan tetap, saham dan campuran. Pilih reksadana pasar uang untuk timeframe pendek, antara 1-3 tahun, reksadana pendapatan tetap untuk timeframe sedang, antara 3-5 tahun, dan reksadana saham untuk timeframe lebih dari 5 tahun. Kalau reksadana campuran timeframe-nya bisa sedang atau panjang tergantung komposisi reksadananya. Tapi kalau saran investasiemak sih mendingan fokus di 3 jenis reksadana itu tadi. 


Sisihkan dana di awal bulan

Inti dari investasi adalah konsistensi. Jadi kalau mau cuan ya harus konsisten top up reksadana pilihan kita.

 

Selalu update Instagram APERD dan Sekuritas yang rutin bagi hadiah

Pasang mata dan sempetin stalking APERD yang biasa bagi hadiah. Dengan pembelian reksadana minimal 1 juta ada cashbacknya. Di satu sisi memberi semangat kita untuk menabung lebih banyak, di lain sisi kita berpotensi cuan dari hadiah cashback. Tapi ya jangan terlalu diharapkan juga ya!


Rajin ikut webinar yang diadakan APERD

Selain mantengin promo di sosmed APERD, rajin aja ngikutin webinar yang diselenggarakan APERD. Selain dapat ilmu, biasanya ada doorprizenya juga. Bisa potensi cuan dari doorprizenya, ya kan?


Gimana? Sudah siap makin cuan di reksadana?

Minggu, 21 Maret 2021

Pendidikan Keuangan Sejak Dini




"Dih, perhitungan banget sama anak, mecahin gelas suruh bayar denda."
"Huh pelit banget tuh, anaknya nggak dibelikan mainan, padahal uang gak kurang-kurang tuh!"

Aku familiar dengan respons begini dan aku sudah komit sama suami untuk mengajarkan konsekuensi kepada anak sedari kecil. Dunia luar itu, dibilang baik ya baik, dibilang kejam ya kejam, yang jelas dunia tidak akan memberikan pemakluman kepada kita. Berani berbuat berani bertanggung jawab. Termasuk soal keuangan. Mana ada uang mengalir terus kayak air. Semua butuh perhitungan supaya nggak menyesal di kemudian hari. Hal itu juga yang membuat kami terkesan 'pelit' sama anak. Karena ini adalah salah satu pendidikan keuangan yang coba kami ajarkan ke anak. Beberapa pendidikan keuangan yang coba kami ajarkan antara lain:

1. Menjatah uang jajan anak dan konsekuen dengan jumlahnya

Setiap hari anak dijatah uang jajannya. Sore hari anak harus bisa me-recall kemana saja uang jajannya. Kalau bisa menyisakan uang jajannya, tentu lebih baik. Uang yang ditabung itu nantinya untuk beli mainan atau apa pun yang diinginkan. Semakin mahal keinginannya, ya semakin lama nabungnya.

2. Potong tabungan bila membeli sesuatu di luar jatah yang disepakati

Kadang, saat pergi ke tempat belanja (biasanya sih ke supermarket, jarang ke mall), anak meminta mainan. Padahal di rumah sudah disepakati bahwa gak ada beli mainan. Kalau sudah begini, orang tua harus tetap konsisten tidak membelikan mainan. Tetapi, bila anak memang benar-benar menginginkan mainan tersebut, maka bisa dengan potong uang tabungannya. Biasanya kalau anak sudah 'melek keuangan' akan menahan diri untuk membeli mainan tersebut dengan uangnya sendiri. Karena konsekuensinya uang tabungan berkurang, ya kan? Hehe

3. Membuatkan tabungan lengkap dengan kartu ATM

Edukasi keuangan untuk anak utamanya adalah mengajarkan hidup sederhana, menabung, syukur-syukur mulai menghasilkan uang (jualan ala anak-anak lah). Nah, untuk masalah menabung, optimis dong tabungan anak bakalan lumayan, dan celengan di rumah gak cukup. Lebih aman juga ditabung di bank. Dan dengan menabung di bank, anak akan belajar untuk cashless, dimana kita tetap memiliki uang, tetapi dalam bentuk saldo tabungan. Sekarang banyak CDM (cash deposit machine) di ATM bank, jadi setiap tabungan anak mencapai nominal 100.000 atau 50.000, bisa ditukar dulu uang recehnya di warung, baru nanti disetor ke CDM. Nggak perlu ngantri di teller kayak zaman dulu.

4. Hidup sederhana

Hidup sederhana akan membantu membiasakan anak untuk berhemat. Urusan hemat nggak cuma hemat uang jajan, tetapi juga hemat air, listrik, karena itu ujung-ujungnya hemat duit juga kan? Terus, hemat begitu uangnya buat apa? Ya banyak! Bisa buat sedekah atau memulai usaha

5. Belajar berwirausaha

Salah satu yang bikin Indonesia agak tertinggal secara finansial adalah karena jiwa wirausaha yang kurang. Dari kecil hanya suruh fokus sekolah, lulus, terus kerja. Kalau wirausaha itu tetap disebut pengangguran *miris. Padahal katanya 9 dari 10 pintu rezeki itu dari berniaga (wirausaha), jadi melek keuangan juga berarti harus mendobrak mindset kalau anak sekolah itu buat nanti kerja (sama orang lain). Dari kecil anak setidaknya dikenalkan dengan dunia wirausaha. Perkara ortunya nggak ada yang berwirausaha, tetapi setidaknya mindsetnya terbuka dengan dunia wirausaha. Dan, wirausaha itu nggak melulu hanya berdagang barang. Bisa saja berdagang jasa. Eksis di sosmed itu jangan kira cuma buat narsis, itu bisa jadi sarana promosi jualan anak lo, misal untuk portofolio karyanya, sehingga meningkatkan peminat yang 'membeli' karya anak. Tapi selama masih usia sekolah, tetap pendidikan yang utama. Jangan sampai keblinger, karena sudah tahu uang terus nggak mau sekolah. Biar bagaimana pun, pendidikan tetap prioritas utama. Makanya sebisa mungkin pendidikan sedari dini diarahkan sesuai dengan minat dan bakat anak.

6. Jangan lupa sedekah
Berhemat sudah, belajar menghasilkan uang juga sudah.  Yang jangan sampai ditinggalkan yaitu sedekah. Makin banyak sedekah itu makin bagus. Artinya uang kita lebih banyak yang bisa dimanfaatkan untuk orang lain, selain itu tabungan amalnya jadi makin banyak.

7. Bacaan tentang 'keuangan'

Edukasi tentang keuangan bisa menyenangkan dengan komik tentang keuangan. Di luar negeri yang terkenal yaitu komik 'Keluarga Super Irit'. Komiknya benar-benar mengajarkan soal berhemat secara maksimal. Kadang jadi punya ide berhemat dari membaca komik seperti itu. Di Indonesia ada komik Eko dan Nomi yang bisa diakses via website eko-nomi.com. Selain membahas soal penghematan, komik ini juga membahas soal pasar modal, karena diceritakan bahwa ayah dari Eko dan Nomi (tokoh utama cerita) adalah pialang di pasar modal.
Mendidik anak agar melek soal keuangan bukan berarti membuat anak jadi mata duitan. Soalnya di Indonesia ini suka salah kaprah sih, ketika sesuatu dianalogikan dengan uang, selalu dianggapnya mata duitan, padahal kan realita ya, segala sesuatunya memang butuh uang. Jadi, mengajarkan anak melek soal keuangan adalah fondasi supaya kehidupan finansial anak nantinya menjadi baik.


Minggu, 25 Oktober 2020

Mencoba Tanifund, Alternatif Investasi Sekaligus Bantu Petani

Sudah lama bikin akun di Tanifund tapi belum juga tergerak melakukan pendanaan karena kerjasamanya sama Bank Permata. Aku kan nggak punya tabungan disana, nanti  kena potongan gimana? Padahal kan ya, emang seberapa sering sih bakal cairin dana? Investasi ini kan proyeksinya buat hari tua, ya memang nggak boleh dicairin, justru sesering mungkin di top up, ya kan? 

Tapi aman nggak ya? Nanti kalau duitku nggak balik gimana? Hmmm, kalau aman seharusnya sih aman, karena diawasi OJK, tetapi yang perlu dipahami bagaimana karakteristik investasinya. Untuk investasi model peer to peer (P2P) lending begini, resikonya adalah peminjam gagal bayar. Akan tetapi, pada website-nya selalu diupdate presentase TKB90 (tingkat kemampuan bayar pada 90 hari sejak jatuh tempo) dan presentase Tanifund per 24 Oktober 2020 adalah 100%, jadi secara historis lender di Tanifund tidak beresiko sama sekali.

Salah satu yang membuatku ragu untuk ikut P2P lending adalah kehalalan dari investasi ini. Tetapi, kalau benar-benar tidak ada yang 'ditutupi' dalam investasi ini, berarti nggak riba dong ya? Sebelum mendanai di Tanifund, kita akan disuguhkan dengan prospektus dan perjanjian yang harus ditanda tangan secara digital. Walaupun hanya mendanai sebesar 1 unit atau setara dengan seratus ribu rupiah, kita tetap diperlakukan sama. Ini nih yang bikin asyiknya fintech, nggak ada kasta-kastaan dalam berinvestasi. Selain itu, aku suka Tanifund karena...

1. Websitenya user friendly

Informasi program yang dapat didanai maupun update portofolio investasi semua dilakukan via website. Walaupun begitu, tampilannya sederhana dan ringan diakses via smartphone. Jadi nyaman nyari program pendanaan hanya dari smartphone. Klik-klik-klik-langsung masuk portofolio deh.



2. Walau 'hanya' via website. Tapi untuk transaksi ada keamanan berlapis

Setiap akan melakukan pendanaan, akan ada verifikasi 2 tahap, sehingga aman dari fraud. Fitur yang paling aku suka dari website ini adalah kolaborasi dengan digisign.id


Setiap program yang siap kita danai, selalu ada perjanjian yang harus kita tanda tangani. Di perjanjian tersebut jelas klausul-klausul yang harus disepakati. Baiknya membaca detail setiap klausulnya. Nanti kita diberi waktu 15 menit untuk membaca klausulnya, sebelum akhirnya perjanjian tersebut ditandatangani. Isi perjanjian masing-masing proyek tidak jauh berbeda. Jadi kalau sebelumnya sudah pernah mendanai proyek, bisa langsung di baca sekilas saja (tetep harus dibaca ya, takutnya ada klausul yang memberatkan kita)

3. Kemudahan top up dan melakukan pendanaan

Top up dana di akun Tanifund sangat mudah dengan virtual account. Jadi beda bank juga nggak masalah, nggak kena biaya admin. Dan kelebihan virtual account adalah dana terupdate otomatis, jadi nggak ada delay antara waktu transfer dan dana masuk ke akun.

Pendanaan baru di Tanifund biasanya rilis setiap malam pukul 19.00 WIB. Pendanaan di Tanifund biasanya langsung terisi penuh dalam waktu kurang dari sehari. Sebaiknya top up dulu dana ke akun Tanifund kita, biar kalau ada pendanaan kita bisa gerak cepat. Hehe.


Setiap ada pendanaan yang belum penuh seperti gambar di atas, berarti kita bisa mendanai. Pendanaan minimal 100.000 dan kelipatannya. Maksimal pendanaan tentu saja nominal pendanaan yang dibutuhkan. Selama dana tersedia, maka melakukan pendanaan di Tanifund semudah belanja online saja. Hanya bedanya nanti ada step penadatanganan perjanjian yang difasilitasi digisign.

Tanifund ini cocok buat diversifikasi investasi dengan tingkat pengembalian cukup kompetitif dan realtif aman karena tidak ada kredit macet di Tanifund. Selain itu, berinvestasi di Tanifund berarti berinvestasi untuk kemajuan pertanian di Indonesia. Maju terus pertanian Indonesia! 

Sabtu, 18 Juli 2020

Menilik Usaha Laundry via Laundy Show


Tapi ini bukan reality show, tapi film garapan Upi Avianto. Berkisah tentang pria yang biasa dipanggil Kokoh (diperankan Boy William) yang giat bekerja tapi karir begitu-begitu saja. Apalagi di kantor ada rekannya yang curang dan penjilat, tambah deh karir si Kokoh macet. Akhirnya dengan keadaan seperti itu, ditambah hobinya nonton acara motivasi, sampailah ia pada sebuah keputusan, RESIGN. "Saatnya menjadi bos bagi diri sendiri", gitu kata sang motivator.

Terus usaha apa dong? Yang ada di pikiran Kokoh adalah usaha laundry, karena ibunya berprofesi sebagai buruh cuci. Hmm, sampai disini aku heran kenapa ibunya cuma mentok jadi buruh cuci ya? Kenapa nggak dari dulu bikin laundrynya ya? Bukannya bermaksud skeptis sama buruh cuci, tapi digambarkan Kokoh ini cukup berada, kalo bisa punya rumah bagus, masak ngerjain cuciannya masih pake tangan? *ah penonton rese nih aku..

Tapi suka sih scene si ibu ngasih tips nyuci ke si Kokoh. Terus di sepanjang film juga si Kokoh selalu ngasih saran ke orang lain yang bajunya bernoda. Jadi inget hack ala five minutes craft gitu deh. Hihi

Nah, dari film ini kita bisa ambil pelajaran bahwa:

Untuk memulai usaha dimulai dari hal yang terdekat dengan kita. Bisa karena kita ahli di bidang tersebut atau dari kebutuhan sekitar kita. 

Kalau si Kokoh kan karena biasa membantu ibunya mencuci baju, jadi dia pede bakal expert di bidang ini.

Setelah menentukan bidang usaha, langkah selanjutnya yang diambil Kokoh adalah dengan mencari modal, dengan...

Menurunkan standar hidup

Karena sudah resign, mau nggak mau dia harus menurunkan standar hidupnya. Kalau yang biasanya kemana-mana naik mobil dan makan di restoran, setelah resign dia lalu menjual mobilnya dan ganti dengan motor biasa, terus makannya di warteg (btw dia sih masih tinggal sama ibunya, bisa lebih sering makan di rumah harusnya)

Menjual aset

Untungnya sih Kokoh punya aset berupa mobil ya. Jadi asetnya ini yang dijual untuk modal usaha. Kalau modelnya kayak Kokoh gini, jangan pinjem uang di bank dulu, karena usahanya masih trial and error dan Kokoh nggak punya penghasilan tetap.

Membeli modal kerja bekas yang berkualitas

Karena modal tergolong minim, untuk peralatan usaha bisa memakai barang bekas. Memang harus jeli dan detail kalau mau membeli barang bekas. Kalau beruntung, nggak jarang barang bekas justru kualitas materialnya lebih bagus dibanding barang baru. Untuk bisnis laundry Kokoh dia membeli beberapa mesin cuci bukaan depan bekas untuk usahanya. Nggak dijelasin dia bisa dapat sekaligus beberapa mesin cuci bekas berkualitas begitu. (Mereknya Electrolux cuy, dah lagend banget buat usaha laundry merek ini).

Tempat usaha harus strategis

Walau modal pas-pasan, untuk memulai usaha harus memilih lokasi yang strategis. Kokoh menyewa ruko yang cukup strategis  menjangkau pelanggan. Semakin banyak pelanggan maka cuannya akan semakin banyak kan ya..mantaps.

Merekrut karyawan sesuai jobdesknya

Sebagai mantan anak buah, Kokoh sadar pentingnya merekrut anak buah yang tepat. Asyiknya si Kokoh, dia nggak mensyaratkan karyawannya kudu yang terhebat. Dia masih mau mempekerjakan ibu-ibu rabun dan mbak-mbak jutek. Yang penting mereka punya atittude yang baik dan mau belajar.

Percaya rezeki tak tertukar

Konflik di film ini adalah ketika Kokoh mendapatkan saingan sesama pengusaha laundry. Sebut saja Cici. Klise banget sih konfliknya. Mereka saling perang harga, rebutan costumer. Sampai akhirnya sama-sama sadar bahwa mereka seharusnya kerjasama. Rezeki itu gak mungkin tertukar. Ada kalanya si Cici kebanjiran order, dan Kokoh yang membantu.

Ternyata, motivator sesungguhnya itu adalah orang terdekat kita..

Di awal film, terlihat kokoh sangat mengidolakan motivator di TV. Sampai akhirnya Kokoh sadar, motivator sesungguhnya adalah ibunya. Yang menjadi inspirasi hidupnya. Apalagi kemudian Kokoh melihat motivator idolanya ternyata jualan asongan. Nggak tau bangkrut, atau memang pekerjaan utamanya itu. Yang jelas nggak usah percaya casingnya orang yang gak kenal secara pribadi deh. Hihi!

Sabtu, 11 Juli 2020

Cerita Compound Interest dari Film Orang Kaya Baru

Ada anekdot yang mengatakan, "Orang kaya bakal makin kaya dan orang miskin bakal tetap miskin."

Sebenarnya ini perkara mental aja sih. Orang kaya bisa makin kaya karena mereka bisa menunda kesenangan. Setiap ada uang lebih, mereka akan investasikan. Instrumen investasinya juga mereka pilih dengan penuh pertimbangan. Intinya mereka bisa kaya karena bisa mengalahkan 'hawa nafsu'. Jadi, buat yang merasa hidupnya miskin, nggak perlu meratapi nasib, kita bisa kok merubah nasib itu dengan meningkatkan penghasilan, mengefisienkan pengeluaran, dan mengalokasikan uang yang disisihkan untuk investasi. 



Cerita di film Orang Kaya Baru menggambarkan apa yang disebut compound interest, dimana hasil keuntungan investasi kemudian diinvesatasikan kembali sehingga hasilnya menjadi sangat banyak! Memang agak nggak masuk di akal sih, 'crazy rich' begitu tapi berpura-pura hidup melarat. Kasian istrinya tuh, sampai ngumpat-ngumpat ketika tahu kalo suaminya selama ini punya uang banyak banget di bank dan selama hidup nggak ngasih tau.

Kekayaan harus diimbangi dengan mental kaya

Nah, mental keluarga ini diuji dengan kekayaan mendadak ini. Sempet sebel mereka jadi 'impulsive buying' gitu. Ya ibaratnya orang disuruh puasa tapi nggak tau essensinya berpuasa, pas buka ya jadi kalap. Disini mereka masih bermental miskin, pokoknya beli apapun, nggak mikir deh investasi. Tapi bagusnya sih mereka mengedepankan pendidikan, jadi uang warisan sebagian mereka pakai buat fasilitas pendidikan yang lebih baik.

Agar kaya dan kekayaannya bertahan, mental kaya harus ditanamkan. Selalu membeli sesuatu dengan pertimbangan matang, termasuk pilihan investasi untuk menggandakan kekayaan. Tahan diri untuk menikmati hasil investasi dan selalu investasikan kembali hasil investasi yang didapatkan.

Saat kaya, semua mendekat, kuatkan iman!

Saat kaya, semua akan mendekat, kita nggak tau mana yang benar-benar sahabat, mana yang musuh dalam selimut. Orang miskin mah gak bakal dilirik sama tipe benalu begini. Jadi sebenarnya, ketika kita nggak kaya (atau nggak tampak kaya), bakal lebih mudah menentukan mana yang layak dijadikan sahabat. Konflik ini kentara terjadi pada tokoh utama, yaitu Tika. Saat teman-teman yang dulu membully dia mendekat, benar saja ternyata mereka teman yang buruk. Tika dipaksa menegak obat yang ternyata narkoba, untung Tika segera ke kamar mandi dan melepeh obat tersebut. Dari situ Tika sadar bahwa nggak perlu penasaran sama 'kehidupan' orang kaya. Walaupun sudah berlimpah harta, bukan berarti kita lalu menjadi orang lain kan? 

Sedekahnya jangan lupa

Kekayaan untungnya nggak membuat mereka jadi serakah. Si ibu tetep ingat sedekah. Walau ada bau-bau pencitraan ya. Tapi soal niat sih nggak perlu diperbincangkan ya,  karena perlu diingat bahwa ada jatah kaum dhuafa di harta kita. Itu salah satu yang bikin orang kaya hartanya awet, karena didoain orang-orang kan ya. 

Compound interest gak cuma tentang bunga bank!

Walau terjemahannya 'bunga majemuk', tetapi pemahaman compound interest bukan cuma soal bunga bank. Karena setiap kegiatan reinvestasi yang berpeluang mendapatkan hasil berlipat dapat dikategorikan compond interest, istilah aja mungkin beda. Misalkan saja membeli seekor sapi terus menjualnya. Selisih harga jual ini kemudian diinvestasikan kembali. Selisih harga jual ini lama-lama jadi seekor sapi lagi. Nah gitu deh kira-kira.

Cari harta itu mudah (karena memang ada jatah rezeki masing-masing). Tetapi mempertahankan kekayaan tanpa menjadi orang lain dan pencitraan, kadang nggak semua bisa. Jadi syukuri saja kalo sekarang masih miskin, yang penting tetap berpikir kaya, konsisten menyisihkan dana sambil terus ditambah seiring waktu. Nggak usah urusin omongan orang. Dibilang pelit biarin, hihi. Niscaya kita akan menikmatinya di hari nanti dan memberi bekal yang cukup untuk keluarga *optimis                       

Minggu, 21 Juni 2020

Investment Gathering Prudential x Eastspring Indonesia

Siapa yang selama pandemi Covid-19 ini makin getol investasi? Me! Bukan apa-apa, karena pandemi ini jadi makin sadar pentingnya investasi di instrumen yang aman dengan return yang lumayan. Reksadana Pasar Uang. Ini direkomendasikan oleh banyak financial planner sebagai salah satu pilihan dana darurat. Alasannya adalah karena kemudahan untuk dicairkan (maksimal 3 hari kerja) dan returnnya diatas deposito. Nah, pengetahuan soal investasi ini semakin bertambah setelah mengikuti Prudential Indonesia - Investment Highlight and Market Outlook 2020: Life with COVID-19.

Dalam acara ini, ada tiga pembicara  dari Prudential Indonesia dan Eastspring Investments Indonesia. Baru kutahu kalau ternyata PT Eastspring Investments Indonesia adalah anak perusahaan Prudential Indonesia yang difokuskan untuk mengelola dana investasi yang responsible bagi nasabah Prudential maupun umum.
Pemateri pertama adalah Ibu Novi Imelda selaku Chief Investment Officer Prudential. Beliau menunjukkan fact sheet mengenai kinerja investasi Prudential bersama Eastspring Investments Indonesia. Ternyata tahun 2020 yang katanya investasi lagi parah-parahnya, beberapa produk investasi PRUlink menunjukkan hasil positif. Produk tersebut antara lain PRUlink Syariah Fixed Income Fund, PRUlink Dollar Fixed Income Fund, dan PRUlink Syariah ASPAC Equity Fund (SAPF), dengan kinerja sampai bulan Mei ini  sebesar 8,48%, 7,82%, dan 9,34%. Bu Novi mengatakan bahwa saat ini adalah saatnya untuk melakukan rebalancing dan diversifikasi investasi sesuai profil resiko.
Investment Gathering dipandu Prabu Revolusi
Baca: 8 Langkah Investasi di Pasar Modal

Materi berikutnya dari Pak Alan Darmawan selaku CEO Eastspring Investment Indonesia. Ternyata Eastspring Investment Indonesia memiliki total dana kelolaan terbesar di Indonesia yaitu sebesar 92.08 triliun. Perusahaan investasi ini telah mendapatkan penghargaan sebagai Top Manajer Investasi 2017 Kategori Reksadana Pendapatan Tetap, dan Best Mutual Fund 2018 dan 2019 untuk kategori Equity Fund, serta Best Unitlik 2019 dan 2020. Pak Alan juga menjelaskan cara untuk mengenal profil resiko sebelum berinvestasi. Cara mudah mendeteksi profil resiko adalah dengan mengetahui daya tahan kita terhadap kerugian. Karena sesuai prinsip ekonomi, semakin besar potensi keuntungan, maka makin besar pula kemungkinan kerugian. Makanya jangka waktu investasi juga mempengaruhi 'daya tahan' itu. Kalau tujuannya investasi jangka panjang, tentu daya tahan terhadap kerugian akan lebih tinggi.

Materi selanjutnya tentang Market Outlook dari Pak Ari Pitojo, Chief Investment Officer Eastpring Investment Indonesia. Tahun 2020 ini diprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi negatif akibat pandemi Covid-19. Namun demikian, selalu ada celah dalam setiap musibah. Beliau menjelaskan mengenai strategi portofolio dengan cara:
1. Berlindung pada kas lebih besar
2. Overweight/condong pada sektor defensif seperti sektor konsumsi dan teknologi informasi
3. Overweight/condong pada obligasi pemerintah

Sebagai investor pemula, bagaimana memulai investasi dan menghindari kesalahan yang umum dilakukan investor pemula?

Kesalahan investor pemula unumnya adalah "buy high sell low", atau membeli produk investasi saat harga tinggi dan menjual saat harga rendah. Kenapa bisa begitu?

1. Investasi tanpa ilmu (ikut-ikutan)
Investasi di pasar modal itu bukanlah judi, semua ada ilmunya. Misalkan saja, pada produk reksadana, antara reksadana pasar uang dan reksadana saham, walaupun sama-sama reksadana tetapi karakteristiknya berbeda. Makanya perlu belajar dahulu sebelum memulai investasi.

Baca: Jenis-jenis Investasi di Pasar Modal

2. Investasi tanpa mempertimbangkan profil resiko dan tujuan investasi
Investasi itu nggak semata cuan tapi juga harus aman. Penting untuk mendiversifikasi investasi sesuai dengan kebutuhan. Misalkan untuk dana darurat, tentu lebih baik dialokasikan di reksadana pasar uang yang nilainya tidak pernah menurun. Tetapi untuk hari tua, bisa dialokasikan ke reksadana saham karena tujuannya untuk jangka panjang. Nah, yang bikin pada buru-buru mencairkan investasi salah satunya karena tidak ada pertimbangan jangka waktu seperti ini. Begitu rugi langsung panik.

3. Investasi di tempat yang kurang tepat
Harusnya, kalau berinvestasi di tempat yang terpercaya, seharusnya nggak perlu khawatir saat nilai turun. Nanti pasti kembali ke nilai semula, bahkan lebih tinggi. Optimis perekonomian Indonesia masih akan terus bertumbuh kan? Tapi, lain ceritanya kalau berinvestasi tanpa mencari tahu kredibilitas lembaga investasinya. Oleh karena itu, pilihlah lembaga investasi yang diawasi OJK. Pelajari cara menganalisa suatu lembaga investasi. Pilih yang memiliki historis bertumbuh secara wajar. Kalau nggak wajar kudu hati-hati juga soalnya.

4. Tidak memperhitungkan kemampuan
Sebaiknya, posisi asset yang kita miliki dievaluasi terlebih dahulu, untuk melihat kemampuan berinvestasi kita. Oleh karena itu, penting bagi kita membuat balance sheet, yang terdiri dari inventarisasi aset sampai income statement pribadi. Dimulai dengan rutin mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan serta membuat list asset yang dimiliki. Oh ya, kalau bingung bagaimana membuat balance sheet, salah satu blogger finansial yang ngehits ada template excelnya. Cuss ke danirachmat.com deh, terus klik ikon ini:


Porsi investasi yang tepat itu berapa sih?
Porsi investasi ideal itu kira-kira 30%, sesuai presentase maksimum saat mengambil loan. Misal bisa lebih dari itu jelas lebih baik.

Demikian sekelumit materi dari Investment gathering Prudential Indonesia. Semoga kita bisa #WeDOWealth ya.


Senin, 04 Mei 2020

Melek Finansial Hindari Sial


Berawal dari postingan Instagram soal #CeritaAturDuit , tiba-tiba dijapri sama lifestyle journalist idola, Mbak Ecka Pramitha. Katanya dia mau seseruan IG Live dan tema keuangan kayaknya lagi asyik banget dibahas sekarang. Hmm, sebenarnya aku ragu mau sharing, secara siapa sih aku? Bukan lulusan ekonomi, tapi memang punya passion soal duit dan investasi (sapa sih yang gak berbinar ngomongin duit, ya kan).

Singkat cerita, diputuskanlah mengambil judul 'Melek Finansial Hindari Sial', karena soal finansial bisa bikin hidup jadi sial (merana) kalau gak diatur dengan baik. Semua kudu melek finansial, apalagi emak-emak yang konon katanya menteri perekonomian keluarga (selain menteri pendidikan dan kesehatan juga, jadi emak memang kudu all in, hihi).


Keuangan itu harus direncanakan mau berapapun penghasilan kita. Di awal gajian kita harus membagi-bagi penghasilan sesuai dengan posnya masing-masing. Ada bermacam-macam persentase yang bisa digunakan, tapi yang paling aku suka sih metode 40:30:20:10, kan gampang tuh ngingetnya. Jadi 40% biaya hidup. 30% hutang (usahakan hutang produktif) 20% tabungan 10% sedekah. Biaya hidup dan hutang, semakin kecil semakin bagus, sedangkan tabungan dan sedekah, semakin besar semakin baik. Jujur sih aku nulis gini juga belum 100% sesuai, karena penghasilan terbatas, bisa hidup hanya dari 40% penghasilan cukup berat, makanya aku gak berani ambil hutang, karena pos tabungan (dana darurat dan investasi) masih butuh ditambah.

Nah menilik judul 'Melek Finansial Hindari Sial' itu maksudnya supaya kita lebih cermat dan kritis memilih produk keuangan. Kemalasan dalam membaca 'term and condition' pada produk keuangan dapat membuat kita salah memilih produk keuangan (pengalaman pribadi sih ini). Jadi, harus melek kayak gimana sih?

1. Wah, bisa nabung nih, investasi aahh

Dengan gaya hidup sederhana diharapkan kita dapat menyisihkan uang untuk ditabung. Guna tabungan ini tentu saja beraneka ragam. Bisa sebagai saving di kala darurat (dana darurat), dapat pula menjadi kendaraan untuk mendapatkan passive income. Namun, tetap teliti memilih produk yang akan digunakan sebagai tabungan ini. Jangan tergiur dengan  imbal hasil yang tinggi dan ada embel-embel syariah, terus langsung masukin dana kesana tanpa diteliti lagi. Selalu kritis menanyakan prospektusnya, misal itu produk investasi, pastikan izinnya juga legal. Ingat selalu bahwa imbal hasil tinggi berarti resikonya tinggi pula. Selalu bikin target yang jelas dalam menabung, jadi nggak 'ngawang2'.

2. Wah, ada peluang bisnis, tapi modal nggak ada, ngutang ah..

Hutang memang nggak dilarang, tapi dalam berhutang memang harus bijak. Bila kebutuhan masih bisa ditunda lebih baik dikumpulkan dulu dananya dengan menabung, tetapi hutang yang sifatnya produktif seperti KPR atau modal usaha boleh dilakukan, karena bila menabung biasa khawatir tidak dapat 'momen'nya lagi.

Nah, dalam berhutang kita harus jujur soal keuangan pribadi. Nggak perlulah bohong soal gaji, karena yang repot bayar nanti kita sendiri. Teliti klausul-klausul pada produk pinjaman apalagi sekarang marak pinjaman online, jangan karena kemudahan mendapatkan dana lalu kita terlena dan akhirnya kesulitan membayar bunganya. Ingat, jangan sampai tebawa nafsu karena uang akan mengendalikanmu!

3. Aku sudah berhemat berbulan-bulan, saatnya reward diri sendiri!

Menabung sewajarnya saja, namun jadikan habit rutin. Apabila mentarget terlalu banyak, ujung-ujungnya kita akan merasa tersiksa. Lalu sampai pada masa "Ah aku sudah terus berhemat, sekarang beli-beli buat reward lah!"-->terus beli ini itu-->terus tabungan ludes. Jangan sampai kayak gitu yaaa..fokus sama target keuangan gaes. Mending dikit-dikit tapi rutin, daripada langsung banyak tapi habis itu menyerah.

Jadi, tetap cermat mengatur keuangan dan terus upgrade ilmu seputar duit, karena tanpa ilmu dan manajemen yang baik, duit bakalan mengatur kita!

Kamis, 30 April 2020

Investasi Selama Pandemi Covid-19

Being boss with investing

Pandemi Covid-19 memang bikin banyak kebiasaan kita harus berubah. Yang paling kerasa soal harus di rumah saja. Seluruh kegiatan belajar dan kerja dianjurkan dilakukan di rumah saja. Bukan hal yang mudah, apalagi kita harus di rumah saja dalam waktu yang tidak sebentar. Rasa bosan pasti menyertai. Belum lagi banyak yang penghasilannya berkurang karena pandemi ini. Tapi, semua pasti ada hikmahnya, dengan hanya di rumah saja, kita bisa berinvestasi pada banyak hal seperti di bawah ini:

Investasi kedekatan bersama keluarga

Tidak ada yang mengira bila dalam 2 bulan terakhir ini semua kegiatan harus dilakukan di rumah. Di satu sisi ini bagus untuk menambah bonding antar anggota keluarga. Memang beda ceritanya kalo yang LDM atau yang saat ini berprofesi sebagai nakes, tapi adanya pandemi ini akan mendekatkan kita pada keluarga, dan meyakinkan kita bahwa tempat teraman di dunia ini adalah pada keluarga.

Investasi waktu untuk ibadah

Pandemi ini pastinya akan mendekatkan kita pada Sang Pencipta. Adanya virus super kecil yang tak kasat mata namun membahayakan akan membuat kita tersadar bahwa semua kekuatan ada padaNya. Karena kuasaNya seuatu yang sangat kecil bisa menjadi bahaya yang sangat besar bagi kehidupan kita. Melalui pandemi ini juga, bumi menjadi berkurang polusinya. Apalagi saat ini sedang Bulan Ramadan, terasa sekali syahdunya ibadah puasa tahun ini.

Investasi ilmu lewat webinar

Saat ini siapapun akan mengandalkan online. Kegiatan pembelajaran mau tidak mau harus dilakukan secara online. Tapi, keterpaksaan ini membuat kita menjadi terbiasa belajar secara online. Pembelajaran tidak lagi terbatas jarak, yang diperlukan adalah koneksi internet. Lalu, semua peluang belajar bisa dimanfaatkan!

Investasi skill

Ketika bekerja di kantor, waktu menjadi terbatas. Dengan bekerja di rumah, akan ada waktu luang yang bisa dimanfaatkan untuk mengasah skill, seperti skill memasak, menjahit, atau trading saham? Hehe..
Terkadang memang skill itu terasah bukan karena keinginan tetapi semata karena kepepet kebutuhan. Misalkan biasa mengandalkan masakan warung, karena pandemi ini lalu warung makan tutup, ya mau nggak mau harus bisa masak kan? Bahan masakan susah didapat, jadi semangat buat berkebun.

Dan, pandemi ini mengajarkan kita untuk kembali menjaga lingkungkan, investasi kepada alam supaya lebih bersih dan asri.

Senin, 06 Januari 2020

Beberapa Cara Mencicil Hunian Impian

Rumah impian

Diantara kebutuhan primer manusia, satu yang paling sulit dimiliki adalah papan. Okelah kita bisa ngekos, ngontrak, atau numpang dengan saudara. Tapi pasti pingin dong punya rumah sendiri? Sayangnya punya rumah impian tidak semudah itu. Selain katanya rumah itu ibarat jodoh, yang hanya bisa didapatkan di saat dan lokasi yang tepat, dana untuk memiliki rumah impian juga tidak sedikit. Tapi, nggak ada yang nggak mungkin kalau kita berusaha, kan? Termasuk memiliki rumah impian, bisa diwujudkan dengan beberapa cara, seperti:

1. Menyisihkan tabungan di rekening

Ini cara paling oldies tapi manjur bila dilakukan secara sabar dan konsisten. Nggak perlu takut Senin harga naik, kalau sudah jodohnya, pasti dapat rumahnya. Ya memang sih, nominal yang ditabung harus cukup besar apabila ingin jangka waktunya sebentar. Yah, cara ini memang cocok buat mereka yang bisa disiplin menyisihkan tabungan tanpa tergoda untuk menggunakan ke kebutuhan lain.

2. Menyisihkan tabungan dalam bentuk reksadana

Selain disisihkan atau diendapkan saja di tabungan. Cara mencicil hunian impian bisa dengan menyetorkannya ke instrumen investasi Reksadana. Kenapa Reksadana? Karena Reksadana relatif mudah dicairkan dan biayanya relatif kecil. Pilih reksadana untuk jangka pendek seperti Reksadana Pasar Uang (RDPU), hal ini untuk menjamin keamanan dari dana yang disetorkan. Kita nggak pernah tau to kapan ketemu jodoh rumahnya. Kalau pas harus mencairkan Reksadana terus nilainya turun, kan nyesek juga pastinya, huhu. Kalau RDPU relatif stabil nilainya, mau dicairkan kapan saja juga nggak masalah.

3. Membuka kredit KPR dan sejenisnya di bank.

Ini jalan terakhir kalau memang menabung belum memenuhi. Biasanya sih combine ya, sebagian dicover tabungan, sebagian lagi dipenuhi dengan kredit di bank. Ada dua jenis produk yang bisa dipilih, yaitu kredit KPR dan multiguna. Kredit KPR cocok digunakan untuk kredit perumahan, karena bila digunakan untuk pembelian rumah bekas, administrasinya bisa dibilang agak ribet untuk penjual. Untuk kepemilikan tanah juga harus segera dibangun rumah dalam waktu 2 tahun (kalo duitnya belum ngumpul, harus kredit lagi dong, hihi). Kredit multiguna bisa dipilih untuk pembelian tanah cash. Karena keperluan dokumen dan peninjauannya relatif lebih mudah dibanding KPR. Tapi memang harus ada sertifikat tanah atau BPKB kendaraan yang siap digadaikan. Yang PNS bisa sih gadaikan SK-nya. Banyak cara mendapatkan kredit bank, tapi tetap harus bijak, agar tidak kewalahan dalam membayar cicilannya.

Semoga segera memiliki hunian impian kita ^_^ (menyemangati diri sendiri)

Jumat, 08 November 2019

Atur keuangan minim biaya berkat Flip

Ini bukan sponsored post yha. Habis blog ini dah lama banget nggak diisi. Si empunya lagi mumet bikin tulisan berpotensi investasi yaitu paper penelitian, heu heu. Tapi jujur ngubek-ngubek soal keuangan jadi refreshing sendiri saat stuck garap paper (yang terus kebablasan mantengin aplikasi melulu).

Jadi, banyak yang bikin tulisan soal mengatur keuangan kan. Banyak versinya, tapi kalau mau ditarik benang merahnya, intinya adalah, tentukan tujuan keuangan kita. Nah, dari tujuan-tujuan itu baru deh ditentukan mau siapin berapa pos? Masing-masing pos butuh berapa? Tiap orang bisa beda. Tapi yang jelas pos konsumsi dan investasi kudu dibedain. Makanya soal rekening tabungan kudu dibedain. Biar jelas pembagiannya.

Idealnya berapa tabungan?

Setidaknya sih dua tabungan. Satu untuk kebutuhan konsumsi, satu lagi untuk produktif/ investasi. Tapi nggak jarang sih kita punya tabungan lebih dari itu. Alasan klasik dulu sih, biar transferan nggak kena biaya admin. Terus kalo dulu kan transfer antar bank bisa berhari-hari baru sampai, merepotkan lah! Kalau sekarang sih terbantu banget dengan aplikasi FLIP. Dengan aplikasi ini aku bisa transfer antar bank tanpa biaya dan gak perlu nunggu berhari-hari. Kalau pas nggak antri banyak, dalam waktu 5 menit uang akan terkirim. Nah, aplikasi ini juga yang penting banget aku pakai buat transfer antar rekeningku. Jadi, gaji kantor kan masuk ke rekening BRI, tapi karena mobile banking BRI kurang nyaman (masih kena biaya 250 dan limit cuma sejuta), akhirnya semua kebutuhan pembayaran dan belanja online aku alihkan ke BCA yang memang mobile bankingnya bebas biaya dengan limit 5 juta kalau nggak salah. Nah, untuk memindahkan 'jatah' belanja ke rekening BCA, aku pasti pakai FLIP. Jadi bisa mengurangi pengeluaran yang berkaitan dengan biaya administrasi bank.

Selain rekening BCA untuk belanja, aku juga punya RDN BCA karena punya akun Indopremier. Selain itu, ada juga RDN Mandiri karena aku punya akun sekuritas Danareksa. Nah, buat mobilitas pertransferan ini, aku percayakan pada Flip juga. Terhitung aku sudah hemat tiga ratus ribu rupiah lebih karena pakai flip. Duit segitu bisa buat beli reksadana lagi, hihi. Nah asyiknya RDN, rekening jenis ini nggak kena biaya admin, bahkan uang kita bisa bertambah dengan bagi hasil. Memang returnya nggak banyak, tapi nyaris tidak beresiko. Bisa pilih RDPU alias Reksadana Pasar Uang sebagai komponen dana darurat.

Jadi begitulah. Investasi bisa dimulai dari hal kecil, seperti meminimalkan biaya administrasi bank.

Selasa, 27 Agustus 2019

Kunci Mengatur Keuangan Rumah Tangga ala Investasiemak


Masalah uang terkadang jadi momok dalam kehidupan berumah tangga. Permasalahan klasik seperti uang habis sebelum gajian, atau kebutuhan mendadak yang terkadang memaksa untuk berhutang. Wah, jangan sampai seperti itu ya. Oleh karena itu, sebagai menteri keuangan rumah tangga, para emak harus pintar mengelola keuangan rumah tangga. Perlu diingat bahwa keberhasilan pengelolaan rumah tangga bukan pada seberapa besar uang yang dikelola, tetapi seberapa tepat pengelolaannya.

1. Alokasikan penggunaan uang di awal terima uang tersebut.

Bagi keluarga karyawan, pengelolaan keuangan harus tepat dari terima gaji. Seluruh pembiayaan dan rencana investasi disisihkan di awal bulan. Kalau katanya perencana keuangan terkenal, Safir Senduk, "Habiskan gajimu!". Maksudnya, seluruh pos keuangan harus sudah terpenuhi. Kalau pekerjaannya freelance alias tidak tetap gajiannya per bulan, maka harus ditargetkan penghasilan minimal pengeluaran sebulan. Segera sisihkan sesuai pos-pos yang ditentukan. Yang perlu dibuat pos pengeluaran antara lain:

A. Kebutuhan belanja sebulan, mulai dari belanja bahan makanan, jajan anak, pulsa, bensin, dll. Kalau mau gampang sih, langsung dijatah misal 2 juta perbulan. Jadi dalam sehari nggak boleh lebih dari 68 ribu.

B. Kebutuhan pembayaran, mulai dari listrik, uang sekolah, gaji ART, jaringan internet, dan hutang kalau ada. Buatlah di list kebutuhan pembayaran yang harus dilakukan dalam sebulan. Kebutuhan pembayaran tahunan seperti pajak kendaraan dan PBB, dicicil alokasinya per bulan.

C. Alokasikan investasi minimal 10% dari pendapatan! Misal bisa lebih besar, tentu lebih baik. Pilih produk investasi sesuai kebutuhan ya!

Semua pos dialokasikan di awal terima uang. Karena kalau dari awal uang tersebut tidak disisihkan, khawatir keburu habis saat akan digunakan. Patuhi apa yang sudah dianggarkan! Kebocoran perencanaan keuangan biasanya dari ketidakdisiplinan terhadap angka-angka tersebut.

2. Tentukan target keuangan

Dalam hidup, pasti ada target. Tujuannya, supaya hidup terarah. Dan yang jelas, dengan target, hidup akan terasa lebih bersemangat. Termasuk dalam keuangan, kita perlu membuat target keuangan. Target keuangan itu dibagi menjadi 3 berdasarkan jangka waktunya, yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang. Dalam mewujudkan target keuangan, diperlukan kendaraan investasi agar target keuangan dapat terpenuhi dengan lebih baik. Investasi loh ya, bukan yang ada asuransinya. Perihal asuransi akan dibahas di poin selanjutnya.

Investasi jangka pendek bisa lewat reksadana pasar uang. Returnya lebih baik dibanding hanya ditabung ditabungan. Disebut jangka pendek bila rentang waktunya 1-2 tahun. Selanjutnya untuk investasi jangka menengah bisa lewat SBR, ST, ORI, reksadana campuran (yang terdiri dari surat berharga dan sedikit porsi saham). Nah, untuk jangka panjang, bisa dengan investasi emas atau saham (perhatikan fundamental perusahaan). Yang perlu diingat, investasi bukan hanya tentang seberapa besar returnnya, tetapi seberapa mudah liquiditasnya juga. Semakin liquid alias mudah dicairkan, maka semakin fleksibel untuk kebutuhan jangka pendek.

3. Disiplin pada perencanaan keuangan yang dibuat

Rencana sudah selangit, target sudah ditetapkan, tetapi bila tidak disiplin dengan perencanaan keuangan yang dibuat, ya sama saja. Pribahasa bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian bisa diterapkan dalam hal perencanaan keuangan. Biasakan hidup sederhana agar tidak susah memenuhi target keuangan.

4. Hindari hutang

Katanya hutang itu riba, dosanya ngeRIBAnget. Sebenarnya tanpa ditakut-takuti soal dosa, hutang tanpa pertimbangan matang memang akan menyengsarakan. Hutang akan menggerogoti keuangan keluarga, apalagi sekarang banyak program pinjaman mudah yang ternyata bunganya selangit. Misalkan butuh mobil, bisalah nanti beli mobil seken dengan harga yang tidak terlalu menguras kantong.

5. Memiliki asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan sangat penting, karena sakit tidak bisa diduga datangnya. Asuransi kesehatan seperti BPJS Kesehatan sudah cukup bagus dalam menjamin pengobatan. Belum ada asuransi kesehatan semurah dan selengkap BPJS. Jangan berpikir untuk menunggak bayar asuransi, nanti akan repot sendiri ketika asuransi tersebut diperlukan. Selama asuransi tersebut tidak dipakai, anggap saja sedang sedekah, karena asuransi bukan soal untung rugi, tetapi kita membeli proteksi.


Sebagai emak dan menteri keuangan rumah tangga, kelima poin tersebut sangat penting dilakukan. Jangan berhenti belajar soal pengaturan keuanganrumah tangga. Tetap membuka mata dengan berbagai jenis investasi. Dan jangan lupa untuk mengajarkan mengatur keuangan pada anak sejak dini. Bila sedari kecil sudah mampu mengatur keuangan, kedepan akan lebih mudah menghadapi 'tantangan' masa depan.

Sabtu, 09 Maret 2019

Meraup Pendapatan Tambahan dengan Kamera Smartphone


Zaman sekarang banyak cara untuk menambah pundi pendapatan. Salah satu yang berpotensi menjadi lumbung uang adalah kamera smartphone kita. Nah, potensi ini harus kita manfaatkan semaksimal mungkin, @haryosetiyadi membagikan tipsnya pada acara #ArisanIlmuKEB kerjasama @emak2blogger dan @wardahbeautyjogja.

Definisi harfiah, foto adalah cahaya, jadi dalam memotret kuncinya adalah pada cahaya. Ada 12 tahapan dalam menghasilkan foto yang bagus:

1. Selalu cek lensa kamera.
Kalau lensa kamera kotor, gambarnya ngeblur nanti.

2. Atur fokus kamera

3. Atur eksposure sebisa mungkin secara manual

4. Jangan pakai zoom.
Kamera smartphone itu fixed, pakai zoom bikin fokus gambar jadi pecah.

5. Usahakan kamera harus selalu steady.
Bila tidak pakai tripod dan mengandalkan tangan, ada tips dari Mas Haryo supaya kamera snartphone tetap steady, yaitu dengan menaruh siku ke bagian perut, sehingga tangan memegah smartphone lebih kokoh.

6. Gunakan "rules of third"
rule of thirds adalah aturan sepertiga adalah petunjuk bagaimana caranya memosisikan objek di sepertiga bagian dalam foto agar lebih enak dilihat.*
Kalau di kamera HP ditampilkan garis-garis, maka objek foto ditampilkan seperti berikut:

7. Gunakan "leading lines"
Leading lines adalah adalah garis-garis imajiner yang ada di dalam foto yang mengarahkan mata kepada obyek utama (point of image), atau terkadang obyek lain di dalam foto.*

Jalan setapak, tiang listrik, jendela,tangga atau pun bangun datar lain di foto dapat menjadi garis imajiner yang menggiring pandangan ke objek utama pada foto.

8. Mengambil gambar dari presfektif yang beda
Lipstik memang bentuknya begitu saja, tapi kalau diambil dari presfektif yang beda, foto lipstik menjadi unik.

9. Perhatikan background foto

Prinsipnya, foto harus berwarna dan bertekstur. Untuk foto makanan kurang berwarna seperti bakso, bisa pakai background warna. Kalau sudah cerah dan bertekstur, latarnya polos saja, putih misal.

#psst, foto flatlay itu ternyata maksudnya untuk memperjelas benda-benda dalam suatu tempat, misal isi tas. Dengan pengambilan gambar 90 derajat dari objek, maka semua benda dapat terlihat jelas.

10. Ambil gambar berulang-ulang
Foto bagus itu bukan kebetulan. Untuk mendapatkan foto yang bagus kita perlu mengambil gambar berulang-ulang. Kalau khawatir memori penuh, setiap selesai foto baru dipilih foto terbaik.

11. Gunakan mode paronama

Untuk mendapatkan foto yang paripurna, ambil sudut gambar seluas mungkin, tetapi tetap fokus pada objek yang ingin dituju. Nanti fotonya baru di-crop untuk diambil bagian yang diperlukan

12. Jangan edit foto berlebihan!

Yang namanya sesuatu yang berlebihan itu tentu tidak baik, begitu juga soal editing foto. Usahakan ketika mengambil gambar, kondisi cahaya cukup sehingga objek terfoto dengan bagus dan jelas. Dengan begitu, apabila diperlukan editing maka hanya minor editing.

Nah, sebenarnya 12 rules ini nggak terlalu dibahas sama Mas Haryo, karena sudah umum dibahas saat workshop. Iya sih, Makdi juga bilang begitu, 12 rules itu terlalu teori, emak-emak mah butuh praktek! Hehehe... Nah, di kesempatan ini Mas Haryo buka-bukaan soal tips memenangkan lomba foto. Jadi dalam suatu foto itu harus jelas E D.F.A.T-nya. Apaan tuh EDFAT? EDFAT adalah singkatan dari:

Entire: keseluruhan

Keseluruhan objek foto dalam suatu frame harus menarik untuk dilihat. Pemilihan background akan mempengaruhi keseluruhan foto.

Detail: satu titik fokus

Foto sebaiknya jelas fokus yang dituju. Apalagi kalau foto produk, jangan sampai malah properti fotonya lebih dominan dibanding produk yang akan ditampilkan.

Frame: Pembatasan objek foto

Dalam mengambil gambar, kita harus jeli mengatur batas fotonya. Bagaimana dalam batasan 1000x1000 pixel (misalkan), foto harus bisa mencangkup keseluruhan objek foto dengan baik. Framing juga tergantung pada jenis fotonya, misal foto landscape tentu harus luas framingnya. Akan tetapi untuk foto produk, framenya bisa dipersempit agar foto bisa fokus ke produk.

#Sejarah landscape: untuk menggambarkan pemandangan. Perhatikan garis horizontalnya. Dalam foto, warna dominan 1 saja. Misal langitnya sudah biru terang, maka rumputnya jangan hijau terang juga. Lebih baik biru langitnya dibuat lebih soft. (Contoh fotonya Mak Vee)
Saran Mas Haryo, warna birunya nggak perlu seterang ini.

Angle:  Sudut pengambilan foto
Ini nih skill foto yang butuh insting dan skill yang mumpuni. Sudut pengambilan foto yang tepat tentu akan menghasilkan karya foto yang cetar bagusnya. Apalagi buat objek foto yang sudah biasa. Beda sudut pengambilan foto bisa menghasilkan persepsi yang berbeda.

Time: Waktu jepret

Ini juga butuh jam terbang memotret, disamping harus familiar juga dengan alat yang digunakan untuk memotret. Jepretan dengan timing yang tepat akan menghasilkan foto yang luar biasa. Seperti pada foto levitasi, kalau tepat timing jepretnya, tentu akan menghasilkan foto melayang yang sempurna.

Selain prinsip EDFAT, ada lagi nih tips supaya galeri foto kita di Instagram terlihat menarik. Hayo, hari gini siapa yang masih bodo amat sama feed Instagram? Kalau feed-nya bagus kan enak juga lihat Instagramnya to. Hehe

Layout. Pilih layout yang sesuai agar bagus dilihat. Bisa berpola landscape-potrait-landscape, atau memberi bingkai pada setiap foto yang akan ditampilkan di feed Instagram. Feed dengan layout yang terpola akan menarik audiens scroll ke bawah.

Mood. Bikin fotomu menjadi acuan untuk audiens. Misal DIY perlengkapan rumah, pasti banyak yang nyariin kan?

Referensi. Sering-sering main ke website grafis seperti unsplash, best of behance, shutterstock. Dari sini kita bisa dapat referensi foto apa yang bernilai jual. Ya iyalah, yang pada nitip foto di situs itu kan tujuannya untuk 'monetasi/komersilkan' fotonya.

Response. Tarik minat audience untuk merespons foto kita. Bisa dengan foto daily life yang dituangkan dalam bentuk visual. Bila mengikuti kaidah EDFAT, pasti foto dengan konsep sederhana ini bisa jadi sangat menarik. Contohnya foto-foto seputar daily life dari selebgaram @hamadahideaki @ringgoagus @andien , sederhana tapi cetar kan?

#Tips: Best time foto didaerah tropis sekarang sebelum jam 8, soalnya matahari sekarang sudah lebih cepat panas dan terangnya.

#aplikasi edit foto yang dipakai Mas Haryo: Tribe archipelago, vsco

Fyuh, kelar juga nulis materi ini sampai lebih dari seminggu. Soalnya materinya memang padat banget. Dan kalau benar-benar menerapkan apa yang disarankan Mas Haryo, yakin deh akan mulai berdatangan job buat motret. Apalagi sekarang brand banyak melirik pengguna Instagram walaupun followernya sedikit. Karena yang followernya sedikit itu justru engagement ratenya tinggi.
Foto by IG @bookpacker

Thanks a lot Mas Haryo, Wardah, dan juga KEB!

*informasi dari google

Jumat, 01 Maret 2019

Langkah Jitu Memaksimalkan Pendapatan untuk Investasi dari Blog


Senikmat-nikmatnya pekerjaan adalah sesuatu yang kita sukai. Begitu juga dengan dunia nge-blog. Kayaknya cuma nulis curhatan doang, tapi siapa sangka bisa jadi sumber pendapatan, ya kan? Tapi, untuk membuat blog bisa menjadi sumber pendapatan tentu nggak mudah, perlu tahu tipsnya, dan juga harus maksimal usahanya. Nah di #KEBelajar,  kerjasama @emak2blogger dengan @props_id, yang merupakan media patner dari Google Channel Partner untuk Ad Monetizing menyelenggarakan talkshow #KEBxProps bertajuk "Langkah Jitu Memaksimalkan Pendapatan Iklan". Talkshow dibuka oleh Mak Icoel selaku ketua KEB, kemudian sebagai pemandu peserta menapaki langkah jitu memaksimalkan pendapatan adalah Mbak Ilona Juwita selaku CEO Props Indonesia dan Mak Carra selaku blogger, penulis, dan juga social media consultant. Mbak Ilona Juwita sebagai CEO Props Indonesia, yang merupakan rekanan google untuk urusan monetasi iklan, tentu sudah punya langkah jitu memaksimalkan pendapatan iklan yang akan dibagi pada kita. Selain itu, Mak Carra sudah sangat dikenal sebagai blogger yang mahir membuat konten viral. Jadi seminar sehari ini komplit banget nih. Dari cara optimasi iklan dan cara pembuatan konten berbobot. Karena strategi pemasangan iklan yang ciamik juga percuma bila pembaca blognya sedikit. Begitu pula blog yang pembacanya banyak juga tidak akan menghasilkan kalau tidak dimonetisasi/dipasangi iklan.

Materi pertama dari Mbak Ilona Juwita*

Faktor Utama Monetasi= VOLUME
Yang jadi faktor utama monetasi iklan seperti pada iklan google adalah volume yang tinggi. Untuk mencapai volume yang tinggi dibutuhkan page view yang juga tinggi.

KECEPATAN LOAD IKLAN
Yang kedua adalah kecepatan load iklan. Apabila dalam wakru lebih daru 3 detik iklan tak jua muncul,  berarti kecepatan loadingnya masih kurang bagus. Pendapatan iklan tidak akan maksimal kalau loading iklannya lama. Yang bikin loading lama antara lain karena kebanyakan plugin, ataupun layout yang tidak mobile responsive.

Ketiga, KUALITAS TRAFFIC/KUNJUNGAN
Google akan mereview kualitas traffic, kalau ternyata cuma klik bait, page view tidak dihitung. Waspadai invalid traffic karena klik iklan sendiri berulang-ulang, atau publisher sengaja bikin pembaca tdk sengaja meng-klik.

Salah satu meningkatkan kualitas traffic adalah dengan memasang video sehingga pembaca akan lebih lama di halaman blog kita. Tentu dipastikan bahwa videonya menarik dong ya.

VIEWABLE
Pastikan iklan diletakkan di tempat yang terlihat. Gimana bisa diklik kalau tampak pun tudak. Ya kan?

Tips: pastikan letak iklan di bawah navigasi. pastikan slot bisa menampilkan berbagai pilihan size. Tenang, tampilan iklan google sudah menyesuaikan dengan layout website kita kok.

MOBILE FRIENDLY
Nggak usah alay bikin tampilan website kece tapi berat loadingnya. Mending cakep-cakepan layout di mobile, karena pengguna saat ini sebagian besar menggunakan mobile. Cek, dimana letak iklan kita kalau tampilan mobile?

Masalah bikin adsense. GIMANA CARA BIKIN AKUN?

Pendapatan dari iklan tampak menggiurkan, namun banyak yang belum paham caranya. Berikut beberapa pilihan yang bisa digunakan:

1. Pasang kode di blog, nanti google akan mereview, selanjutnya akun adsense diaporove.

2. Bisa juga ikutan @props_id buat para pemula atau blogger yang tidak sempat mengurusi administrasi pemasangan iklan.

Selain adsense, ada adExchange. Yg iklannya bisa dibayar setiap iklan terlihat. Tapi syaratnya lebih susah dari adsense. Dengan ikutan @props_id kita mendapat kemudahan memasang iklan di adExchange. Walaupun demikian, kualitas dan traffic konten harus senantiasa dimantain biar bisa gajian dari Props terus, ya kan?

Udah mahir strateginya mendapatkan penghasilan dari blog, sekarang gimana caranya nih biar penghasilannya meningkat? Nah materi tentang ini bakal disampaikan oleh Mak Carra. Emak yang sudah terbukti kehandalannya bikin tulisan viral. Materi Mak Carra ini adalah tentang "Pillar Post", apa itu?
Mak Carra berbagi tips membuat pillar post*

Pillar post adalah postingan yang menjadi 'nyawa' di blog. Lewat postingan ini kemudian pengunjung bakal lihat postingan yang lain. Pillar post sebaiknya adalah konten yang berhubungan dengan global audience. Kontennya "evergreen", yaitu tidak terpengaruh tren, relevan sampai 10 tahun kedepan, dan dibutuhkan orang banyak. Selain itu,  postingan bersifat "practical", jadi bisa dicari terus. Contohnya tentang tips, guidelines, atau how to seputar parenting atau kecantikan, waw pasti rame tuh.

How to make pillar post?

1. Tentukan ide besarnya: topik/niche, tujuan, pembaca, masalah umum
Dari ide besar, digali apa yg jd daya tarik/magnetnya. Spt misal cerita lotus birthnya Andien

2. Keyword research! Prinsip: supply vs demand. Bisa pakai https://neilpatel.com/ubersuggest/. Percuma aja no 1 di kata kunci google, tapi untuk kata kunci tersebut dalam sehari belum tentu ada yang mencari.

3. Perhatikan 5W + 1H. Lakukan story telling yang runut berdasarkan pertanyaan Who, when, where, why, what dan how. Jangan keluar dari topik (oot), misal curhat masalah percintaan padahal lagi ngasih tips membina hubungan cinta.

4. SEO Check. Lakukan pengecekan kata kunci, headline sesuai kata kunci, url pendek yang berisi sekitar 2 kata kunci (tidak perlu semua kata kunci dimasukkan), isi deskripsi, dan gambar dinamai sesuai kata kunci.

Nah, itu tadi langkah jitu memaksimalkan pendapatan iklan di blog. Sedikit demi sedikit, lama-lama akan jadi investasi yang menjanjikan. Terima kasih KEB sudah memfasilitasi acara berfaedah banget seperti ini. Tetep semangat memfasiltasi dan menginspirasi emak-emak haus ilmu ini.^_^

Peserta workshop semangat memaksimalkan pendapatan di blog ni ^_^*

*foto jepretan Ardian Kusuma (@bookpacker)